Renungan Kamis, 2 November 2023: Allah Menghendaki Supaya Setiap Orang yang Percaya kepada Kristus Beroleh Hidup yang Kekal! (Yohanes 6: 37-40).

Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku  akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. Sebab Aku telah turun dari sorga  bukan untuk melakukan kehendak -Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.

Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku  jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak  dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal,  dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.” (Yohanes 6: 37-40).

Oleh: Romo John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng.

HARI ini, bersama seluruh Gereja Katolik (Umat Allah) di seluruh dunia, kita mengenangkan dan menghadirkan kembali saudara-saudari kita yang  sudah lebih dahulu meninggal dunia. Semestinya pada setiap tanggal 2 November seluruh umat katolik berkumpul di Gedung Gereja, kapel, pekuburan yang telah disepakati untuk  diadakan perayaan Ekaristi Harian atau Ibadat Sabda Harian khusus bagi mereka yg sudah meninggal itu.

Memang untuk mengenangkan atau  memperingati mereka itu tidak mesti tunggu tanggal 2 November,  tapi setiap hari bisa dilakukan.  Dalam setiap perayaan Ekaristi apa saja dan kapan saja, terutama Misa Harian dan Misa Hari Minggu, khususnya dalam bagian Doa Syukur Agung,  entah kita  sadar atau tidak, selalu dikenangkan dan didoakan secara khusus oleh kita untuk saudara-saudari kita yang sudah meninggal dunia.

Tinggal saja umat beriman (kita)  yang hadir misa itu menyebut dalam hati nama-nama  dari  anggota keluarganya yang sudah  meninggal itu. “Ingatlah akan saudara-saudari kami yang telah meninggal dengan harapan akan bangkit,  dan akan semua orang yang telah berpulang dalam kerahiman-Mu dan terimalah mereka dalam cahaya wajahMu!”

Peringatan khusus hari ini dan doa khusus pada bagian Doa Syukur Agung itu menunjukkan kepada kita bahwa ada ikatan dan hubungan cinta antara kita dengan mereka yang sudah meninggal itu. Asa ikatan cinta antara gereja (umat Allah)  yang masih hidup dan berziarah di dunia ini dengan gereja  (umat Allah) yang sedang berada di Api Penyucian (karena belum disucikan dari dosanya) dan gereja para kudus di sorga (yang sudah dihapuskan dosa-dosanya) yang kita rayakan kemarin, dalam Pesta Semua Orang Kudus.

Injil hari ini mengajak kita  untuk melihat dengan jernih dan mengimani bahwa kematian itu bukanlah akhir dari segala-galanya,  tetapi pintu masuk menuju hidup baru yang kekal atau abadi; Hidup baru bersama Tuhan; peralihan dari hidup yang fana dan terbatas menuju hidup baru yang kekal/abadi.

Kunci yang bisa membuka pintu menuju ruang keselamatan abadi itu adalah iman atau kepercayaan kepada Kristus, yang sulung dari antara orang yang mati dan bangkit dari kematian.

“Semua yang diberikan Bapa kepadaKu akan datang kepadaKu,  dan barangsiapa datang kepadaKu, ia tidak akan Kubuang.  Sebab Aku telah turun dari surga bukan untuk melakukan kehendakKu, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang diberikanNya kepadaKu jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangjitkan pada akhir jaman. Sebab inilah kehendak BapaKu,  yaitu supaya setiap orang yang melihat Anak dan yang percaya kepadaNya  beroleh hidup yang kekal,  dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman!” (Yohanes  6:37-40).

Pada hari ini kita mengenangkan dan memperingati serta mendoakan orangtua,  saudara-saudari,  teman, kenalan dan siapapun orang beriman yang telah meninggal dunia dengan harapan semoga mereka semua “sudah mengalami hidup baru bersama Tuhan di surga”. Kita memohon kepada mereka yang telah meninggal dunia untuk  tetap tekun mendoakan kita  di hadapan Allah agar juga setiap saat d an di mana pun, bisa mengalami hidup baru bersama Tuhan selama berziarah di dunia ini; tetap mengalami hidup kekal atau abadi di dunia ini.

Selamat mengenangkan arwah atau jiwa semua umat beriman. Semoga dengan bantuan doa  dari Jiwa Semua Orang Beriman, Allah Tritunggal Mahakudus(+) memberkati  kita  yang selalu mengalami hidup baru bersama Tuhan saat ini-di sini. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *