Selama Bulan Oktober, Paus Leo XIV Minta Umat Katolik Berdoa Rosario untuk Perdamaian

KITAKATOLIK.COM—Paus Leo XIV mengajak umat Katolik seluruh dunia untuk mendoakan Doa Rosario setiap hari selama bulan Oktober 2025 untuk perdamaian dunia.

“Saya mengajak semua orang, setiap hari di bulan Oktober ini, untuk berdoa Rosario memohon perdamaian – secara pribadi, dalam keluarga, maupun dalam komunitas,” pesan Paus Leo XIV dalam audiensi umum pada Rabu, 24 September 2025 lalu.

Ditegaskan pula bahwa akan digelar doa Rosario bersama di Lapangan Santo Petrus pada 11 Oktober 2025 pukul 18.00 waktu Roma. Acara ini bertepatan dengan peringatan 63 tahun pembukaan Konsili Vatikan II oleh Paus St. Yohanes XXIII pada 11 Oktober 1962.

Pada bagian lain, Paus Leo XIV menegaskan bahwa doa merupakan jalan menuju rekonsiliasi dan persaudaraan sejati. Persatuan doa umat Katolik di seluruh dunia merupakan kekuatan rohani yang mampu membawa terang di tengah situasi global yang penuh dengan konflik dan penderitaan.

Sejarah bulan Rosario

Penamaan Bulan Oktober sebagai Bulan Rosario berkaitan dengan pertempuran yang terjadi di Lepanto pada tahun 1571.  Pada pertempuran itu, kerajaan Ottoman (berasal dari Turki) menyerang umat Kristen yang tersebar di Eropa. Jumlah pasukan Turki ternyata melebihi pasukan Kristen Katolik Spanyol, Venesia, dan Genoa. Ancaman ini di luar dugaan.

Untuk menghadapi situasi yang begitu mencekam ini, Don Juan (John) dari Austria yang menjadi komandan armada Kristen Katolik, memohon pertolongan melalui perantaraan Bunda Maria dengan mendaraskan doa Rosario. Bersama dengan Don Juan, umat Kristen Katolik di seluruh Eropa mendaraskan doa Rosario tiada henti.

Pada 7 Oktober 1571, Paus Pius V bersama dengan umat Kristen berdoa Rosario bersama di Basilika Santa Maria Magiore. Doa didaraskan dari subuh, hingga petang. Doa Rosario terus didaraskan di Roma untuk mendoakan pertempuran Lepanto.

Pada tanggal 7 Oktober, pasukan Kristen Katolik akhirnya memperoleh kemenangan dalam pertempuran Lepanto (Lepanto Battle).  Paus Pius V lalu  menetapkan peringatan Rosario dalam Misa Kudus di Vatikan setiap tanggal 7 Oktober.  Paus berikutnya, Paus Gregorius XIII lalu menetapkan tanggal 7 Oktober sebagai hari raya Rosario Suci.

Peristiwa Lepanto Battle membuktikan bahwa Bunda Maria telah menyertai Gereja dan umat beriman  melalui doa Sang Bunda kepada Tuhan Yesus untuk menyertai kita yang berziarah di dunia ini. (Admin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *