Perpulang Kemarin, Vikep Reo Romo Herman Ando dan Mantan Vikep Ende Romo Lukas Leo

KITAKATOLIK.COM—Vikaris Episkopal (Vikep) Reo, Keuskupan Ruteng Romo Heman Ando meninggal dunia di Denpasar Bali pada Rabu (30/7/2025) malam. Ia meninggal dunia dalam usia 69 tahun, 10 bulan dan 7 hari.

Berita duka juga datang dari Keuskupan Agung Ende. Romo Lukas Leo, pastor senior yang pernah menjabat sebagai Vikep Ende di era 80-an dan dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Pastoral (STIPAR) Ende meninggal pada Rabu (30 Juli 2025) pukul 19.30 di Rumah Keuskupan Agung Ende.

“Dalam perlindungan Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda, Pelindung Keuskupan Agung Ende, kami menyampaikan kepada Romo, Pater, Biarawan, dan segenap umat Allah Keuskupan Agung Ende bahwa telah berpulang ke hadirat Tuhan Yang Maharahim RD. Lukas Leo pada hari Rabu, 30 Juli WITA, di Rumah Keuskupan Agung Ende!” demikian pesan WA yang dikirimkan oleh Sekretaris Keuskupan Agung Ende RD. Damianus Dionisius Nuwa.

Mantan Vikep Ende, Romo Lukas Leo

Tentang Romo Herman

Sulung dari 8 bersaudara dari pasangan Lukas Nio dan Kristina ini, dilahirkan di Deru, Desa Mokel, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur pada 23 September 1955.  Setelah tamat dari SMA Seminari Pius XII Kisol pada 1977, ia masuk Seminari Tinggi Santo Petrus Ritepiret (1978-1984) dan belajar di Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Katolik (STFK) Ledalero dari 1979 hingga 1984.

Pada 8 Oktober 1984, Frater Herman Ando ditahbiskan menjadi diakon oleh Uskup Atambua saat itu Mgr. Thedorus Sulama dan dipercaya sebagai socius yang ditugasi bantu mendampingi Fratres Tahun Oriantasi Rohani (TOR) Seminari Tinggi Interdiosesan Santo Petrus Ritapiret.

Pada tanggal 23 Juni 1985, Diakon Herman Ando bersama tiga diakon lainnya yakni Diakon Yohanaes Hairun, SVD; Diakon Vinsensius Jolasa SVD dan Diakon Kanisius Jalang, SVD diitahbiskan menjadi imam oleh Uskup Keuskupan Ruteng saat itu Mgr. Eduardus Sangsun, SVD di Borong.

Selama ziarah imamatnya, Romo Herman Ando berturut-turut bertugas di beberapa paroki dan lembaga sekolah di antaranya Pastor Rekan Paroki Reo-SMAK Santo Gregorius Reo, Paroki Loce/Pateng, Cikanyere/Bogor, Wukir, Dosen Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAS) Santo Sirilus Ruteng, Direktur Puspas Keuskupan Ruteng-Komisi Kerohanian,  Kerawam, dan keluarga tahun 2000-2015, dan Vikep Reo. (Admin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *