Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.
Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.”
Lalu Ia memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tangan-Nya atas mereka Ia memberkati mereka. (Markus 10: 13-16).

Oleh: Romo John Tanggul, Pastor Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng.
“Biarkanlah anak-anak itu datang kepadaKu. Jangan menghalang-halangi mereka! Sebab orang-orang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah!” (Markus 10:14). ‘Kemudian Yesus memeluk anak-anak itu, meletakkan tangan ke atas mereka dan memberkati mereka’” (Markus 10:16).
Jangan hanya anak-anak yang datang kepada Yesus! Biarkanlah juga OMK, bapak-bapak, mama-mama, om-om, tanta-tante, ya kita semuanya datang kepada Yesus. Jangan menghalang-halangi mereka.
Anak-anak (kita) layak mengalami Kerajaan Allah (suatu suasana di mana Allah sendiri menjadi Rajanya; suasana hidup seperti “dunia anak-anak” yang hanya mengenal sukacita, kegembiraan, kedamaian) karena sikap hidupnya yang polos, jujur, jauh dari prasangka, apa adanya dan selalu merindukan orang tua, menggantungkan seluruh hidupnya kepada orangtua, bapak-mama yang sangat mencintainya.
Kita diajak untuk menghayati dan mempraktekkan spiritualitas, cara atau semangat hidup anak yang selalu gembira, polos, jujur, jauh dr prasangka, apa adanya dan selalu merindukan “orang tua” (Tuhan Allah) yang sangat mencintai kita.
Datanglah selalu kepada Tuhan dalam Misa Harian (vakultatip) dan wajib dalam Misa Hari Minggu dan Hari-hari Raya yang disamakan dengan Hari Minggu.Hiduplah bersama Tuhan dan sesama dengan penuh sukacita, kegembiraan, kedamaian “saat ini dan di sini”! Jangan ditunda-tunda. Ayo, mulai saja! Tuhan memeluk kita! Tuhan meletakkan tanganNya ke atas kita. Tuhan selalu memberkati kita!
Semoga Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati kita yang mengikuti spiritualitas, cara hidup atau semangat hidup anak-anak. Amin.


