Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” (Markus 16: 15-18).

Oleh: Romo John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng.
HARI ini, Gereja Katolik merayakan Pesta Bertobatnya Rasul Paulus. Berkat perjumpaannya dengan Yesus Kristus yang menampakkan diri kepadanya, Paulus mengalami perubahan yang dahsyat. Dengan Rahmat Tuhan, ia berubah dari pengejar umat Kristen menjadi pengajar iman Kristen, dari penganiaya menjadi rasul yang ulung. Dia bertobat dan mengambil jalan hidup yang baru (Kisah Para Rasul 9:1-22: Saulus bertobat).
Kita selalu diajak untuk rajin bertobat (pulang melalui jalan lain, jalan baru, cara hidup baru) setiap hari (dalam Misa/Perayaan Ekaristi/Terima Sakramen Ekaristi Harian – fakultatif) dan terutama wajib setiap hari Minggu dalam Misa Hari Minggu dan setiap Hari-hari Raya yang disamakan dengan hari Minggu dan Hari-hari yang diwajibkan menurut Perintah/Ajaran Gereja Katolik.
Injil berbicara tentang amanat perutusan Yesus bagi para rasul (kita juga). “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala mahluk,” kata Yesus kepada mereka (Markus 16:15). Amanat ini disampaikan menjelang kenaikanNya ke surga. Yesus menyadari saatnya untuk berpisah dengan para rasul.
Kini tiba gilirannya bagi para rasul untuk mengambil alih sepenuhnya tugas perutusan itu. Mewartakan Kabar Gembira dan Pertobatan kepada siapa saja dan di mana saja! Baik atau tidak baik tempat dan waktunya! Berbuat baik dan berbagi kasih kepada siapa dan di mana saja.
Walau Yesus akan “berpisah” dengan mereka, tetapi jangan cemas, Dia telah berjanji akan selalu menyertai dan membimbing mereka dalam melaksanakan tugas perutusan itu. “… Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman!” (Matius 28:20).
Seperti para rasul, kita pun mendapat tugas perutusan yang sama dari Yesus Kristus. Tugas, karya atau pekerjaan kita “di mana saja dan kapan saja” adalah medan, lahan dan waktu untuk tugas pewartaan kabar baik dan ajakan/undangan untuk bertobat!
Kita perlu belajar dari para rasul, teristimewa rasul Paulus, untuk selalu bertobat dan tidak kenal Lelah menjadi pewarta Kabar Baik dan Benar. Rajin-rajinlah bertobat dan berbuat baik dan benar untuk Tuhan, sesama dan lingkungan alam ciptaan lainnya “di sini dan saat ini”!
Semoga dengan bantuan doa Santo Paulus, Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati kita semua yang rajin bertobat dan mewartakan pertobatan serta rajin berbuat baik dan benar serta berbagi kasih di sini saat ini. Amin.


