Kamis (29-5-2025), HR Kenaikan Yesus Ke Sorga: Jadilah Saksi Kristus, Wartakan Pertobatan dan Pengampunan! (Lukas 24: 47-53)

Sesudah bangkit dari antara orang mati, Yesus menampakkan diri kepada para murid. Kata-Nya kepada mereka, “Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga.

Dan lagi: Dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. Kamu adalah saksi dari semuanya ini.

Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari atas.”

Lalu Yesus membawa murid-murid itu ke luar kota sampai dekat Betania. Di situ Ia mengangkat tangan-Nya dan memberkati mereka.

Dan ketika sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke surga. Para murid menyembah kepada-Nya lalu mereka pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita. Mereka senantiasa berada di dalam bait Allah dan memuliakan Allah.  (Lukas 24: 46-53).

Oleh: Romo John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng.

PERISTIWA Kenaikan Tuhan Yesus ke surga di hadapan para muridNya  menegaskan tentang hakekat diriNya sebagai yang berkualitas atas segala sesuatu di bumi. “Yesus mendekati mereka dan berkata: KepadaKu telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi!” (Matius 28:18).

Kematian tidak akan mampu menguasai dan mengalahkanNya. Sesudah hari ketiga, Ia bangkit dari antara orang mati, lalu menampakkan diri kepada para muridNya dan naik ke surga.

Ia membesarkan hati para muridNya  supaya jangan bimbang dan ragu untuk menghadirkan Kerajaan Allah di dunia ini, mewartakan Kabar Sukacita Injil ke mana-mana, mewartakan pertobatan dan pengampunan dosa, dan membaptis orang-orang yang menjadi percaya karena pewartaan itu.

Ia akan tetap menyertai mereka dalam kuasaNya sampai akhir zaman. “Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman!” (Matius 28:20).

Tugas para rasul dulu itu, kini  diambilalih dan dilanjutkan oleh Gereja (umat Allah, kita) saat ini di sini sampai akhir zaman. Tugas utama Gereja adalah menghadirkan Allah dan Kerajaan Allah di dunia ini, mewartakan pertobatan dan pengampunan dosa. Allah yang kita imani  sedapat mungkin bisa dialami dan dirasakan oleh dunia melalui karya pelayanan Gereja (karya apa saja, sebagai apa saja saat ini di sini). Ini menjadi Pekerjaan Rumah Gereja (kita) yang tidak pernah berhenti.

Kita dipanggil untuk semakin beriman dan mengimani Kuasa Penyertaan Allah dalam hidup dan semakin bersaudara dengan “bangsa” lain, orang lainb, sesama, dan lingkungan alam ciptaan lainnya dan semakin berbela rasa (beramal kasih) dengan saudara-saudari yang membutuhkan pertolongan tanpa membeda-bedakan  latarbelakang apa saja. Dengan ini iman kita menjadi iman yang menyelematkan, iman yang mengangkat derajat orang lain ke level atau tingkat yang lebih ilahi.

Selamat menjadi saksi Kristus yang andal. Selamat mewartakan Kerajaan Allah di dunia ini! Selamat mewartakan dan merasakan kehadiran kuat kuasa Allah dalam hidup kita! Selamat bertobat dan mewartakan pertobatan! Selamat mewartakan pengampunan dari Tuhan. Selamat menikmati pengampunan dari Tuhan.

Semoga dengan bantuan doa Bunda Maria dan Santo  Yosef, Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati kita sekalian yang rajin menjadi Saksi Kristus: Menghadirkan dan mewartakan Kerajaan Allah, pertobatan dan pengampunan dosa. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *