Rabu (28-5-2025): Roh Kudus Akan Memimpin Kita kepada Kebenaran! (Yohanes 16: 12-15)

Dalam amanat perpisahannya, Yesus berkata kepada para muridNya: “Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.  Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran,   Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran;  sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.  Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya;  sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.” (Yohanes 16: 12-15).

Oleh: Romo Romo John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng.

“LAIN kali saja kami mendengarkan engkau!” Itulah penolakan dan ejekan orang-orang Yunani terhadap pewartaan atau pencerahan Paulus berkaitan dengan sengsara,  wafat dan kebangkitan Yesus yang kita dengar dalam Bacaan Pertama hari ini. Pencerahan yang “tidak sesuai” dengan pikiran sehat, selera atau kehendak mereka ditolak bahkan diejek: “Lain kali saja kami mendengar engkau!” (Kisah Para Rasul 17:32).

Luar biasa pengajaran, pencerahan  dan kesaksian iman Paulus  di Atena (yang orangnya kuat percaya kepada  dewa dewi),  kepada orang-orang Yunani. Paulus  berani memperkenalkan Allah yang mulia, tetapi rendah hati. Allah yang jauh berdiam dalam kemuliaan (di sorga), tapi sangat dekat dengan manusia (kita di bumi). Allah yang menciptakan langit dan bumi serta menebus umat manusia dari dosa dan kematian kekal. Allah itu bukan Allah yang asing bagi kita karena telah menyatakan atau mewahyukan diriNya dalan diri Yesus Kristus.

Dalam Injil hari ini, Yesus mengajar tentang Roh Kudus. “Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.  Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kami ke dalam seluruh kebenaran!” (Yohanes 16: 12-13).

Roh Kudus adalah terang dan kekuatan. Ia memberi pengetahuan untuk membedakan kebenaran dan kepalsuan, membedakan kebaikan dan kejahatan. Dengan bimbinganNya, kita diharapkan mampu untuk setia dalam melakukan perbuatan-perbuatan, pekerjaan-pekerjaan kecil bagi Tuhan dan sesama.

Ia melambangkan kehadiran Allah yang terus menerus tiada putus-putusnya dalam diri kita; meneguhkan dan menguatkan kita. Ia yang dikenal sebagai Penolong,  Pembela,  Pengantara, Penghibur dan Penasihat ajaib memiliki peran penting untuk membimbing umat beriman (kita) untuk mengimani Yesus Kristus sebagai Jalan, Kebenaran, dan Hidup. (Yohanes 14:6).

Itulah kebenaran iman yang disampaikan Yesus,  Paulus,  dan pewarta Sabda Allah (kita) yang kadang bahkan sering ditolak dan diejek karena tidak mudah dimengerti dan tidak mau menerimanya. Sekarang Tinggal pilih!  Mau menolak atau mau percaya?  Terserah!  Tapi ingat, membawa Kabar Baik, memberikan kesaksian iman, “pencerahan iman” adalah keharusan. Penolakan itu adalah sesuatu yang biasa. Tetapi Roh Kudus yang dijanjikan sudah, sedang, akan memberikan kekuatan bagi mereka yang percaya dan setia.

Maka janganlah berkata: “Lain kali saja kami mendengar engkau berbicara tentang hal itu!”  Sekarang juga dan di sini juga,  dengar dan dengarkanlah serta praktekkanlah! Tuhan selalu beserta kita. Jangan takut!

Semoga Allah yang Mahakuasa (+) memberkati kita sekalian serta lingkungan alam ciptaan lainnya: Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *