LARANTUKA,KITAKATOLIK.COM—Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik Suparman bertemu Uskup Keuskupan Larantuka Mgr. Fransiskus Kopong Kung di Larantuka pada Minggu (6/10/2024) yang lalu. Keduanya berbicara tentang perlunya mendorong percepatan Larantuka sebagai salah satu tujuan wisata religi (Katolik) Indonesia seperti halnya Borobudur untuk agama Budha dan Prambanan untuk Hindu.
Seperti dilaporkan Agus Tokan dalam laman resmi Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia, dalam kesempatan pertemuan tersebut, Dirjen menggali aspek tradisi keagamaan yang bisa diangkat menjadi program nasional bahkan internasional sebagai upaya memelihara iman umat melalui kekayaan nilai tradisi Semana Santa yang diwariskan sejak lima abad lalu.
Menurutnya, setiap tahun umat Katolik di Kabupaten Flores Timur, serta dari kabupaten dan provinsi lain datang ke Larantuka untuk mengikuti perayaan Semana Santa. Even ini juga dihadiri wisatawan mancanegara. Para peziarah berkunjung ke situs-situs bersejarah yang ada di beberapa Kapela-Kapela peninggalan Portugis. Misalnya Kapela Tuan Meninu, Kepala Tuan Ana, Kapela Tuan Ma dan beberapa Kapela yang ada di Kota Larantuka.
Menurut dia, Larantuka dalam beberapa tahun ini gencar dipromosikan sebagai kota wisata spiritual religius Nasional, meskipun belum ada pengumuman resmi dari pemerintah tentang status tersebut.
“Kerja sama Portugal dan Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur, Sister City sejak 2012, menjadi landasan yang tepat menggagas dan menghidupkan wacana Wisata Religi bertaraf Nasional bahkan Internasional bisa terjadi di Larantuka, sebagai pusat ziarah Iman Katolik Asia,” katanya.

Uskup Larantuka berharap Walikota Fatima (Zaman Portugis) dapat dikembangkan kembali. Pihaknya juga siap mendukung untuk menjadikan Larantuka sebagai wisata religi umat Katolik.
Pertemuan ini dihadiri juga Kepala Bidang Pendidikan Katolik Kanwil Kemenag Provinsi NTT, Adrianus P. Jaya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Yosef Aloysius Babaputra, Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Petrus Wai Leton, Kepala Seksi Pendidikan Katolik, Adrianus Bajuga Haliwala, Kepala Seksi Urusan Agama Katolik, Paulus Pedro dan Sekjen Keuskupan Larantuka RD. Ancis Kewaelaga. (admin/kemenag).


