KWI: Koreksi Bahkan Batalkan Kebijakan yang Mencederai Rasa Keadilan Rakyat dan Melukai Saudara-saudari Kita yang Menderita!

JAKARTA,KITAKATOLIK.COM—Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) menghimbau semua lembaga Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif untuk dengan besar hati mengoreksi  bahkan membatalkan rencana, kebijakan, dan tindakan yang kiranya menciderai rasa keadilan rakyat, menambah beban hidup masyarakat, dan makin melukai saudara-saudari kita yang menderita.

Demikian salah satu butir himbauan KWI, menanggapi situasi terkini di negeri tercinta Indonesia ini yang diwarnai kekerasan dan tindakan anarkis di beberapa daerah. Menurut KWI, situasi ini kiranya terjadi karena ada kekecewaan besar terhadap perkataan, perbuatan, dan kebijakan yang tidak bijaksana dan tidak adil (pro rakyat) yang dibuat oleh pribadi atau institusi pemerintah, wakil rakyat, dan aparat tertentu.

“Sebagai warga negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, marilah kita mawas diri, menahan diri, dan melakukan aksi nyata yang membuahkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh rakyat Indonesia,” tulis pernyataan pers KWI yang ditandatangani oleh  Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC (Ketua) dan Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM (Sekretaris Jenderal) KWI).

Pada bagian lain, KWI meminta semua lembaga Eksekutif-Legislatif-Yudikatif untuk dengan rendah hati lebih mendengarkan dan memperjuangkan harapan dan kepentingan masyarakat, terutama saudara-saudari kita yang rentan, miskin, dan mengalami ketidak-adilan.

Juga “Untuk dengan sungguh  hati menunjukkan tanda-tanda jelas bahwa memang sedang mengusahakan terwujudnya cita-cita kemerdekaan yang tidak cukup dalam pidato tetapi dalam tata kelola yang transparan, akuntabel, dan kredibel!”

KWI juga mengajak aparat keamanan untuk  benar-benar menjadi pengayom bagi semua warga dan selalu mengedepankan cara-cara humanis dalam menghadapi aksi massa.

Memihak kepentingan Rakyat

KWI juga menyampaikan tekadnya untuk tetap bersikap kritis terhadap lembaga Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif agar membuat kebijakan dan melakukan tindakan yang memihak kepentingan masyarakat dan bangsa Indonesia sesuai fungsi dan posisi masing-masing.

“Marilah kita berjalan bersama, bergandeng tangan, dan bergotong-rotong dengan semua orang yang berkehendak baik untuk membangun bangsa menuju Indonesia Emas dengan mengatasi berbagai kecemasan rakyat dan meningkatkan kesejahteraan bersama!” tulis KWI.  (Admin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *