Pemilu 2024, Kardinal Suharyo Harap Umat Gunakan Suaranya Berdasar Hati Nurani dan Kebebasan Pribadi

JAKARTA,KITAKATOLIK.COM—Uskup Keuskupan Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo berharap umat Katolik yang memiliki hak pilih sungguh  menggunakan suaranya berdasarkan hati nurani dan kebebasan pribadi.

“Ini adalah kesempatan bagi kita untuk menunjukkan keterlibatan umat Katolik sebagai bagian integral dari bangsa Indonesia. Maka saya mengajak saudara-saudari umat Katolik yang telah memiliki hak pilih untuk menggunakan suaranya berdasarkan hati nurani dan kebebasan pribadi,” kata Kardinal dalam Surat Gembala Menyambut Pemilu, Ardas KAJ 2024 pada Sabtu dan Minggu (6-7/1/2024) yang lalu.

Ia mengajak umat berdoa agar semua proses Pemilu di tahun ini berlangsung jujur, aman, adil, dan damai.

“Lebih daripada itu, kita berdoa agar para pemimpin yang dipilih rakyat sungguh-sungguh mampu memperjuangkan kesejahteraan seluruh bangsa Indonesia, bukan hanya demi kepentingan sekelompok orang dan partai-partai politik yang mengusung mereka,” tegasnya.

Ia juga berharap, Allah yang bersolidaritas dengan manusia, senantiasa  menggerakkan hati para pemimpin dan wakil rakyat terpilih untuk bekerjasama mewujudkan tujuan kemerdekaan Indonesia seperti yang dirumuskan dalam Pembukaan UUD 1945: antara lain untuk melindungi seluruh warga negara Indonesia, mewujudkan kesejahteraan bersama dan mencerdaskan bangsa.

Pemilu akan digelar pada 14 Pebruari 2024 untuk memilih Presiden dan wakil presiden, Anggota DPD dan DPR-RI, DPRD Kabupaten/Kota dan DPRD Provinsi.

Dan karena berbarengan dengan Rabu Abu, yang menandai permulaan masa prapaskah bagi umat Katolik, maka pihak Keuskupan Agung Jakarta telah mengarahkan bahwa umat dapat merayakan misa Rabu Abu pada Selasa tanggal 13 Pebruari dan Rabu 14 Pebruari petang setelah pemungutan suara. Maksudnya agar partisipasi umat dalam Pemilu bisa maksimal. (Admin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *