Pada suatu hari, Yohanes berkata kepada Yesus: “Guru, kami lihat seorang yang bukan pengikut kita mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita.”
Tetapi kata Yesus: “Jangan kamu cegah dia! Sebab tidak seorangpun yang telah mengadakan mujizat demi nama-Ku, dapat seketika itu juga mengumpat Aku. Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita.” (Markus 9: 38-40).

Oleh: Romo John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng.
YESUS tidak ingin para pengikut Nya (kita) menjadi kelompok yang tertutup (eksklusif). Yesus ingin para pengikutNya menjadi kelompok yang terbuka (inklusif) terhadap siapa saja yang berkehendak baik. Jangan dilawan atau dicegah! “Barang siapa tidak melawan kita, dia memihak kita!” (Markus 9:40).
Ada paham lama sebelum Konsili Vatikan II bahwa “Di Luar Gereja tidak ada keselamatan” (Extra Ecclesia nulla salus). Sejak Konsili Vatikan II, gereja mengakui bahwa di luar gereja ada keselamatan bagi mereka yang berkehendak baik. (Konstitusi Dogmatis tentang Gereja, Lumen Gentium No. 16). Sebaliknya, anggota Gereja belum tentu mengalami keselamatan bila hidupnya tidak baik, tidak benar, tidak adil, congkak atau sombong dan egois.
Maka kita diajak untuk terus-menerus membarui diri supaya selamat. Terus-menerus berbuat baik dan benar supaya selamat. Jangan takut dan malas berbuat baik dan benar dan penuh cinta kasih.
Semoga dengan bantuan doa Bunda Maria dan Santu Yoseph, Allah yang Mahakuasa (+) memberkati kita sekalian yang rajin berbuat baik dan benar dan penuh cintakasih. Amin.


