Renungan Rabu, 29 November 2023: Jika Kita Tetap Bertahan, Kita Akan Memperoleh Hidup!” (Lukas 21: 12-19)

Tetapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku. 

Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi.  Sebab itu tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu.  Sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu   kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu. 

Dan kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu  dan beberapa orang di antara kamu akan dibunuh  dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku.  Tetapi tidak sehelaipun dari rambut kepalamu akan hilang.  Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.” (Lukas 21: 12-19).

Oleh: Romo John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng.

Tuhan Yesus sudah menubuatkan perjalanan hidup mereka (kita) yang percaya kepadaNya. Orang-orang  yang beriman akan Yesus itu akan mengalami berbagai macam penderitaan, pencobaan, penganiayaan bahkan akan dikejar-kejar.

Tuhan Yesus tahu bahwa, dalam zaman yang akan datang, para pengikutNya (kita) akan menghadapi pengalaman yang sama dengan apa yang akan dialamiNya. Hal itu akan terjadi pada mereka yang benar-benar  setia pada hidup dan kebenaran yang telah diajarkanNya.

“Tetapi sebelum semuanya itu, kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah  ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja  dan penguasa-penguasa  oleh karena namaKu!” (Lukas 21:12).

Meski demikian Yesus juga memberikan jaminan, bahwa ketika hal-hal  itu akan terjadi pada orang-orang  yang mengimaniNya, Yesus ingatkan untuk  jangan takut dan gentar.  Yesus sendiri akan memberikan Roh Kudus  yang akan memberikan pembelaan bagi mereka terhadap segala macam tuduhan, fitnahan dan penganiayaan serta penderitaan dan persoalan hidup.

“Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi.  Sebab itu, tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu. Sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu!” (Lukas 21:13-15).

Persoalannya, yakinkah kita akan jaminan Yesus itu sehingga kita berani setia  dan bertekun  dalam iman dan tidak akan membiarkan apa yang telah  kita imani sebagai kebenaran  dipertaruhkan, apalagi “digadaikan” dengan hah-hal  duniawi yang hanya memberi kesenangan sesaat di dunia ini tetapi tidak dapat menghantar kita  pada kemuliaan di hadapan Anak Domba.

Kita diajak untuk terus bertahan dalam iman: Mengandalkan Tuhan dan membiarkan diri dan hidup kita dikendalikan sepenuhnya oleh Tuhan. Kita bertahan bersama Tuhan. Tuhan selalu setia bersama kita.

“Kalau kamu tetap bertahan (bersama Tuhan, apa pun keadaan hidup), kamu akan memperoleh ‘hidup’!”. (Lukas  21:19).

Tuhan, berilah kami kebijaksanasn untuk  percaya, yakin dan berpegang teguh pada janji PuteraMu. Kendalikanlah hidup kami  sepenuhnya, apapun keadaan.

Semoga Allah Tritunggal Mahakudus (+)  memberkati kita  sekalian yang membiarkan dan mempercayakan hidup kita  dikendalikan sepenuhnya oleh Tuhan sendiri. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *