Sabtu (2 November 2024), Peringatan Arwah Semua Orang Beriman: Yang Percaya pada Kristus Pasti Dibangkitkan pada Akhir Zaman! (Yohanes 6: 37-40)

Dalam rumah ibadah di Kapernaum, Yesus berkata kepada orang banyak: “Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.  Sebab Aku telah turun dari sorga  bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.  

Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku  jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman.  Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak  dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal,  dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.”  (Yohanes 6: 37-40).

Oleh: Romo John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng.

HARI ini, bersama seluruh Gereja Katolik (Umat Allah) di seluruh dunia, kita mengenangkan dan menghadirkan kembali saudara-saudari kita yang sudah lebih dahulu meninggal dunia.

Semestinya pada setiap tanggal 2 November seluruh umat katolik berkumpul di Gedung Gereja,  kapel atau pekuburan  yang telah disepakati untuk diadakan Penerimaan Sakramen Ekaristi khsus bagi  mereka yang sudah meninggal itu. Memang untuk mengenangkan  mereka itu tidak mesti tunggu tanggal 2 November,  tapi setiap hari bisa dilakukan.

Dalam setiap perayaan Ekaristi apa saja dan kapan saja, terutama Misa Harian dan Misa Hari Minggu, khususnya dalam bagian Doa Syukur Agung, selalu dikenangkan dan didoakan secara khusus oleh kita untuk saudara-saudari kita yang sudah meninggal dunia. Tinggal saja umat beriman  yang hadir misa itu menyebut dalam hati nama-nama  dari  anggota keluarganya yang sudah meninggal itu.

“Ingatlah akan saudara-saudari kami yang telah meninggal dengan harapan akan bangkit lagi. Dan akan semua orang yang telah berpulang dalam kerahimanMu dan terimalah mereka dalam cahaya  wajahMu!”

Peringatan khusus hari ini dan doa khusus pada bagian Doa Syukur Agung itu menunjukkan kepada kita bahwa ada ikatan atau hubungan cinta antara kita dengan mereka yang sudah  meninggal itu. Ada ikatan cinta antara Gereja (umat Allah) yang masih hidup dan berziarah di dunia ini dengan gereja (umat Allah) yang sedang berada di Api Penyucian (karena belum disucikan dari dosanya) dan Gereja para kudus di surga (yang sudah dihapuskan dosa-dosanya) yang kita rayakan kemarin, pada Pesta Semua Orang Kudus.

Injil suci hari ini mengajak kita untuk melihat dengan jernih dan mengimani bahwa kematian itu bukanlah akhir dari segala-galanya, tetapi pintu masuk menuju hidup baru yang kekal, hidup baru bersama Tuhan. Kematian adalah peralihan dari hidup yang fana dan terbatas menuju hidup baru yang kekal/abadi.

Kunci yang bisa membuka pintu menuju ruang keselamatan abadi itu adalah iman atau kepercayaan kepada Kristus, yang sulung dari antara orang yang mati dan bangkit dari kematian.

“Semua yang diberikan Bapa kepadaKu akan datang kepadaKu,  dan barangsiapa datang kepadaKu, ia tidak akan Kubuang.  Sebab Aku telah turun dari surga bukan untuk melakukan kehendakKu, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang diberikanNya kepadaKu jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir jaman. Sebab inilah kehendak BapaKu,  yaitu supaya setiap orang yang melihat Anak dan yang percaya kepadaNya  beroleh hidup yang kekal,  dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman!” (Yohanes 6:37-40).

Pada hari ini kita mengenangkan dan memperingati serta mendoakan arwah semua orang beriman (orangtua,  saudara-saudari,  teman, kenalan, penderma, penjasa, dan siapapun orang beriman yang telah meninggal dunia) dengan harapan semoga mereka semua “sudah mengalami hidup baru bersama Tuhan di surga”. Kita memohon juga kepada mereka yang telah meninggal dunia untuk  tetap tekun mendoakan kita di hadapan Allah agar juga setiap saat dan di manapun bisa mengalami hidup baru bersama Tuhan selama berziarah di dunia ini, tetap mengalami hidup kekal di dunia ini.

Selamat mengenagkan Arwah/Jiwa semua Umat Beriman.  Semoga dengan bantuan doa  dari Jiwa Semua Orang Beriman, Allah Tritunggal Mahakudus(+) memberkati kita sekalian yang selalu mengalami hidup baru bersama Tuhan saat ini – di sini. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *