Sabtu (3-2-2025): Ingat, Alamat Doa Kita adalah Allah Bapa! (Yohanes 14: 6-14)

Kata Yesus kepadanya: “Akulah  jalan  dan kebenaran  dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.  Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga  mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.” 

Kata Filipus  kepada-Nya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.”  Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa;   bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.  Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku?   

Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri,   tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.  Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.  

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya   kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan,  bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar  dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang kamu minta  dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.  Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.” (Yohanes 14: 6-14).

Oleh: Romo John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng.

SEGALA jenis doa kita (termasuk doa yang tertinggi: Misa, Terima Sakramen Ekaristi)  mesti dialamatkan atau ditujukan kepada Allah Bapa. Allah-lah yang mengabulkan doa kita.

Ini beberapa contoh doa: “Ya, Bapa… Allah Bapa di sorga… Dengan perantaraan Kristus, bersama Dia dan dalam Dia, bagiMu Allah Bapa yang Mahakuasa (alamat doanya), dalam dengan Roh Kudus,  segala horma dan kemuliaan (isi, ujud, intensi doanya) sepanjang segala masa.  Amin.”

Dalam Doa Rosario pun doa-doanya mesti dialamatkan kepada Allah Bapa, hanya diminta melalui doa Bunda Maria.  Yang mengabulkan doa adalah Allah Bapa,  yang disalurkan melalui Bunda Maria (per Mariam),  atau melalui orang-orang  kudus (kalau diminta melalui para kudus, seperti Santo Filipus dan Santo Yakobus, Rasul yang pestanya diperingati hari ini).

Dalam Injil hari ini (Yohanes 14:6-14) ditegaskan tentang  hal alamat atau tujuan doa kita. “Sebab Aku pergi kepada Bapa;  dan apa juga yang kamu minta (kepada Allah Bapa)  dalam namaKu,  Aku akan melakukannya!” (Yohanes  14:12-13).

Kita bisa “meminta sesuatu” (berdoa) kepada Allah Bapa dalam Nama Yesus (dengan  pengantaraan Kristus,  bersama Dia,  dan dalam Dia)  dan Yesus akan melakukan itu (menyampaikan itu kepada  Allah Bapa,  dan dengan  pengantaraan Kristus menyalurkan rahmat Allah Bapa  kepada kita).

Juga kita minta kepada Allah Bapa dengan bantuan Roh Kudus (dalam persatuan dengan Roh Kudus), bahkan Roh Kudus itu sendiri berdoa kepada  Allah Bapa bagi kita. Juga kitab isa minta kepada Allah Bapa melalui bantuan doa Maria dan para kudus lainnya.

Doa yang dinaikkan, dilambungkan, dialamatkan kepada Allah Bapa, dalam Nama Yesus, dan yang digerakkan oleh Roh Kudus (dalam persatuan dengan Roh Kudus) serta melalui Doa Maria atau orang yng diminta bantuan doanya) akan membuat kita berpikir dan berharap seperti Kristus bahwa “doa dikabulkan” oleh Allah Bapa.

Bagaimanakah praktek doa (rosario) kita selama ini? Mudah-mudahan tidak salah alamatnya. Semoga Allah Bapa selalu mengambulkan doa kita. Selamat berdoa (Rosario selama bulan Mei 2025 ini). Semoga dengan  Bantuan Doa Bunda Maria dan Santo Yoseph serta Santo Filipus dan Santo Yakobus Rasul,  Allah Yang Maha Kuasa (+) memberkati kita sekalian. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *