KITAKATOLIK.COM–INJIL hari ini berbicara tetang kebencian yang berpotensi muncul karena mengikuti Yesus. Kita akan dibenci, berpotensi dibenci, bila kita mengikuti Yesus. Dalam sejarah kaum beriman, nyatalah bahwa mengikuti Yesus tak sepi dari derita, penolakan, bahkan pembunuhan yang keluar dari rasa benci. Darah para martir yang tercurah, mulai dari martir pertama yaitu Santo Stefanus, membuktikan hal tersebut.
Para murid, juga kita, sejauh kita sungguh-sungguh setia mengikuti Yesus, niscaya tak akan luput dari kebencian. Dibenci karena Kristus, merupakan fakta kehidupan umat beriman, dari jaman awal kekristenan hingga kini. Lalu bagaimana sikap kita?
Hari ini, Yesus menasihati para muridNya: “Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku daripada kamu!” (Yohanes 15: 18). Kita diingatkan, selama masih berada di dunia yang sementara ini, kita tidak mungkin terlepas dari tantangan, kesulitan, penderitaan dan persoalan hidup, meskipun kita adalah pengikut Kristus yang setia.
Dan ingatlah selalu, dalam semua peristiwa hidup, juga pengalaman yang serba gelap, kita tidak akan pernah sendirian. Allah Bapa, Putera dan Roh Kudus, Bunda Maria dan Santo Yosef, Para Orang Kudus (yang kita mintakan bantuan doa dan perlindungannya) sudah, sedang dan akan selalu menyertai kita. Ia berjalan bersama kita, bekerja bersama kita, memberikan titik terang.
Percayalah akan rencana Tuhan yang terbaik dan terindah untuk kita! Apapun keadaan, meski kita selalu “dibenci”! Tuhan Yesus selalu mendoakan dan melindungi dan memelihara kita. Ini mesti disadari, diyakini dan diimani!


