Dalam perjalanan ke Yerusalem, Yesus dan murid-murid-Nya tiba di sebuah kampung. Seorang wanita bernama Marta menerima Dia di rumahnya. Wanita itu mempunyai seorang saudara bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya, sedang Marta sibuk sekali melayani.
Ia mendekati Yesus dan berkata: “Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku.”
Tetapi Tuhan menjawabnya: “Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.” (Lukas 10: 38-42).

Oleh: Romo John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng.
MARIA telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya, (dan yang tidak ada pada Marta) yaitu ada waktu dan tempat yang tepat untuk duduk dekat kaki Tuhan, mendengarkan suara, rencana dan kehendakNya.
Maria dan Marta sibuk “melayani”, tapi fokus waktu dan tempat berbeda. Marta sibuk melayani untuk kebutuhan jasmani (kerja, labora) sedangkan Maria sibuk melayani untuk kebutuhan rohani (berdoa, ora). Inti kesibukan sama yaitu melayani.
Yesus mengajar dan mengajak kita untuk memberi porsi waktu dan tempat yang tepat atau pas untuk kesibukan pelayanan kita (kerja dan usaha/karya kita). Ada waktu dan tempat untuk berdoa, ada waktu dan tempat untuk bekerja. Ora et labora: ada waktu dan tempatnya. Mesti seimbang antara berdoa dan bekerja. Jangan hanya berdoa, berdoa dan terus berdoa saja, dan tidak bekerja! Atau jangan hanya bekerja, bekerja, dan terus bekerja saja, tapi tidak berdoa.
Misa harian (fakultatif) dan wajib misa Hari Minggu atau Hari Raya yang disamakan dengan Hari Minggu adalah kesempatan untuk mengikuti Misa di gereja atau kapel. Di sini kita mengambil peran Maria: duduk dekat kaki Tuhan, berdoa! Senin-Sabtu wajib bekerja sesuai dengan tugas dan pekerjaan masing-masing.
Marta dipersalahkan karena hanya kerja, kerja dan kerja. Kita mungkin seperti Marta, bahkan “hari minggu” pun kita sibuk bekerja, tidak ikut misa. Semoga dengan bantuan doa Santa Marta, Santa Maria dan Santo Lazarus, Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati kita sekalian. Amin.


