Mengenaskan! Atap Gereja Salib Suci Rubuh, 11 Orang Meninggal Saat Prosesi Pembabtisan

MEXICO,KITAKATOLIK.COM—Atap Gereja Salib Suci di Ciudad Madero, negara bagian Tamaulipas, Meksiko, tiba-tiba runtuh saat pelaksanaan proses pembabtisan pada Minggu (1/10/2023) yang lalu. Keruntuhan atap tersebut memakan banyak korban. Sebelas orang dikabarkan meninggal dunia, sementara 60 orang lainnya menderita luka-luka.

Otoritas yang berwewenang menyatakan bahwa kurang lebih 100 orang menghadiri acara pembabtisan tersebut. Ada pun umat yang meninggal terdiri dari tiga jenazah anak-anak di bawah umur, dan tujuh orang dewasa (lima Perempuan, dua laki-laki). Tubuh mereka telah dievakuasi dari reruntuhan pada hari itu juga. Sementara keesokan harinya, korban bertambah seorang lagi, yaitu seorang perempuan berusia 18 tahun. Ia menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit karena luka yang sangat serius.

 Pihak berwenang juga memastikan bahwa tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa naas dan memprihatinkan tesebut.

Prihatin dan berdoa

Seperti dilaporkan Diego Lopez Colin dari  Catholic News Agency (CNA), peristiwa sedih tersebut membangkitkan keprihatian dan seruan untuk berdoa, terutama bagi keluarga dan para korban.

Pastor Ángel Vargas, imam yang memimpin upacara pembabtisan tersebut mengungkapkan kesedihannya yang amat sangat.  “Kepada keluarga yang terkena dampak, berkatku dalam kasih Kristus, semoga mereka tahu bahwa selama sisa hidupku mereka akan selalu ada dalam doaku dan mulai hari ini kita bersaudara dalam kesedihan, tetapi juga dalam iman yang menyatukan kita,” kata pastor itu dalam postingannya di halaman Facebook Paroki Salib Suci di Ciudad Madero.

Mgr. José Armando Álvarez Cano, Uskup dari Keuskupan Tampico tempat kecelakaan itu terjadi, mengeluarkan pernyataan yang menyesali kehilangan yang menyakitkan dari “orang-orang yang merayakan pembaptisan anak-anak mereka.” Ia  memanjatkan doanya untuk “istirahat abadi dan penghiburan bagi kerabat mereka” serta untuk orang-orang yang telah diselamatkan.

Para uskup Meksiko mengungkapkan kesedihan mereka dan memanjatkan “doa mereka kepada Yang Maha Tinggi agar Dia mencurahkan penghiburan dan kedamaian bagi jiwa-jiwa yang terkena dampak dan keluarga mereka.”

“Gereja adalah komunitas iman, cinta, dan saling mendukung, dan di masa-masa sulit ini, kita bersatu sebagai satu kesatuan untuk mengekspresikan solidaritas kita kepada semua orang yang menderita akibat tragedi ini. Kami mohon Tuhan memberi mereka kekuatan untuk menanggung jalan duka dan penyembuhan yang sulit ini,” tulis Konferensi Waligereja Meksiko.

Para uskup juga meminta umat Katolik untuk menyampaikan niat mereka dalam Misa dan memanjatkan doa mereka dan khususnya “mendoakan Bapa Kami dan Salam Maria untuk saudara-saudara kita di Ciudad Madero, Tamaulipas.” (Admin/CNA).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *