Ribuan Umat dan Seratusan Imam Hadiri Pemakaman Mgr.Hubertus Leteng

RUTENG,KITAKATOLIK.COM—Ribuan umat dan seratusan imam menghadiri Perayaan Ekaristi pemakaman  Mgr. Emeritus Hubertus Leteng di Gereja Katedral Ruteng, Flores, NTT,  Rabu (3/8/2022) yang dimulai pukul  08.00 WITA (Waktu Indonesia Tengah).

Misa dipimpin langsung oleh Mgr. Siprianus  Hormat yang didampingi Uskup Agung Ende Mgr. Vincentius Sensi Pokota Pr,  Uskup Sorong Mgr. Hilarion Datus Lega Pr dan Uskup Bandung yang kini  juga menjabat Sekretaris Jenderal KWI (Konferensi Wali Gereja Indonesia) Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC.

Selain umat biasa, hadir pula Bupati  Manggarai Heribertus Nabit, Sekda Manggarai Jahang Fansi Aldus, Sekda Manggarai Timur Boni Hasudungan Siregar dan sejumlah pejabat undangan lainya.

Diiringi koor dari kelompok koor Sangkakala Choir Ruteng, perayaan ekaristi yang dilangsungkan hybrid ini berjalan hening, hikmat diselimut kesedihan.

Kehilangan amat besar

Dalam kata sambutannya di ujung perayaan Ekaristi, Uskup Ruteng Mgr. Siprianus Hormat Pr mengutarakan rasa kehilangan yang besar atas berpulangnya Mgr. Hubertus Leteng.

Almarhum Mgr. Hubertus Leteng,Pr

“Kita kehilangan. Kehilangan teramat besar. Tetapi kini menemukannya kembali dalam  persaudaraan dan kebersamaan. Engkau kini berada di antara kami saudara-saudarimu walau dalam bentuk yang lain. Dalam doa-doa, dalam cinta di gereja katedral ini hari ini, di altar di mana engkau pernah mempersembahkan Ekaristi,” kata Mgr. Siprianus yang pernah bersama Mgr Hubertus menjadi formator di Seminari Tinggi Santo Petrus, Ritapiret, Maumere.

BACA JUGA: Bupati Manggarai Tentang “Kediaman” Mgr. Hubertus Leteng Dan Kematiannya yang Mengeritik Kita https://www.kitakatolik.com/bupati-manggarai…-mengeritik-kita/

Ia menyebut tiga sifat Mgr Hubertus yang perlu diteladani. Pertama, pribadi yang menyenangkan karena kerendahan  hatinya.

“Beliau tidak banyak menuntut. Hidup apa adanya. Apa yang disediakan baginya, Itu yang dinikmati. Dia juga  tidak bisa menyembunyikan bahwa dia tidak tahu tetang seuatu,seperti tetang tekologi misalnya,” ujarnya.

Uskup Keuskupan Ruteng Mgr. Siprianus Hormat

Kedua, ia adalah seorang pendoa.  Dia selalu hadir paling awal dan  pulang paling akhir dalam segala, terutama dalam doa dan ibadah dalam komunitias.

“Ia memberikan isi pada perhatiannya pada spiritualitas. Karena itu kita tidak akan pernah ragu, bahwa Mgr akan selalu mendoakan keuskupan ini, akan selalu mendoakan kita sekalian.”  Ketiga, seorang yang sangat memperhatikan rutinitas. Hidupnya sangat telaten.

Imam diosesan pertama

Uskup Hubertus merupakan imam diosesan pertama yang dipercayakan sebagai uskup Keuskupan Ruteng. Uskup-uskup sebelumnya berasal dari para imam Serikat Sabda Allah atau SVD (Societas Verbi Divini).

Selama masa pelayanannya sebagai Uskup Ruteng dari tahun 2010 hingga  2017, almarhum Mgr Hubert telah melakukan beberapa terobosan. Antara lain membuka hati dan memberi tempat bagi siapapun untuk berkaya di keuskupan ini. Juga kepedulian yang besar kepada lingkungan  hidup.

Sebagian umat yang hadir

“Dia memaknai semangat persaudaraan bukan hanya antar manusia, tetapi juga dalam hubungan yang harmonis dengan alam sekitar,” ujar Mgr.Siprianus Hormat. (Admin)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *