ATAMBUA,KITAKATOLIK.COM–Berita duka datang dari Keuskupan Atambua. Romo Yosep Meak, Imam Keuskupan Atambua, NTT, meninggal dunia kemarin siang (11 Juli 2024) di Rumah Sakit Daerah Mgr Gabriel Manek, SVD, Atambu, NTT.
Mantan Pastor Paroki Santo Fransiskus Xaverius Bolan, Dekenat Malaka, Keuskupan Atambua ini meninggal setelah menjalani perawatan intensif. Pada 3 Juli 2024, ia dilarikan ke rumah sakit setempat dan keesokan harinya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Atambua karena mengalami koma.
Pastor rekan di Paroki Santa Maria Fatima, Betun. NTT ini menghembuskan nafasnya pada siang hari, Kamis (11 Juli 2024).

“Para imam, biarawan-wati, serta umat Allah yang terkasih. Atas nama Uskup Atambua Mgr. Dominikus Saku- kami menyampaikan berita duka: Telah meninggal dunia Rm.Yosep Meak,Pr di RSU Gabriel Manek SVD pada:
Hari/tgl: Kamis, 11 Juli 2024,” tulis Vikjen Keuskupan Atambua, Pater Vinsentius Wun, SVD.
Diinformasikan pula bahwa jenazah almunus Seminari Tinggi Santo Petrus Ritapiret Maumere, ini kini disemayamkan di Aula Dominikus -Emaus Pastoral Center. Misa arwah akan dilaksanakan pada Jumat (12 Juli 2024) pukul 18.00. Pemakaman dilakukan keesokan harinya, Sabtu (13 Juli 2024) pukul 10.00 waktu setempat.
“Requestat in pace et vivat ad vitam aeternam Romo Yos. Dukacita yang mendalam dari kami,” tulis mantan Kepala Departemen Pariwisata Propinsi NTT Dr. Marius Ardu Jelamu yang juga merupakan adik kelas romo Yosep kala belajar di Ritapiret. Romo Yos masuk tahun 1981 sementara Marius 1983 bersama Uskup Atambua Mgr. Dominukus Saku dan Uskup Maumere Mgr. Ewaldus Martius Sedu. (admin).


