Renungan Jumat, 19 Mei 2023: Dukacitamu Akan Berubah Menjadi Sukacita! (Yohanes 16: 20-23)

“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap,  tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita.  

Seorang perempuan berdukacita   pada saat ia melahirkan, tetapi sesudah ia melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya, karena kegembiraan bahwa seorang manusia telah dilahirkan ke dunia. 

Demikian juga kamu sekarang diliputi dukacita,  tetapi Aku akan melihat kamu lagi  dan hatimu akan bergembira dan tidak ada seorangpun yang dapat merampas kegembiraanmu  itu dari padamu.  Dan pada hari itu  kamu tidak akan menanyakan apa-apa kepada-Ku.

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku!” (Yohanes 16: 20-23).

Oleh: Romo John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng.

“SESUNGGUHNYA kamu  akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita. Seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan, tetapi setelah ia melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya karena kegembiraan bahwa seorang manusia telah dilahirkan ke dunia!” (Yohames 16:20-21).

Yesus mengingatkan para muridNya (kita) bahwa nasib mereka akan serupa dengan nasib Yesus karena Nama-Nya. Yesus menghimbau mereka (kita) bahwa perlakuan  tidak adil  yang dialamiNya selama hidup bakal dialami juga oleh para muridNya (kita).

Tetapi seperti Dia kemudian bangkit mulia jaya dari kematian, maut telah dikalahkanNya, demikian pun kegembiraan  yang dialami para muriNya (kita). Mereka (kita) akan bersukacita. “… dan hatimu akan bergembira dan tidak ada seorangpun yang dapat merampas kegembiraan  itu daripadmu!” (Yohanes 16:22).

Itulah hidup iman. Hidup iman juga selalu dibingkai oleh pengalaman suka-duka. Semoga dengan kekuatan Roh Kudus, kita disanggupkan  untuk menerima berbagai cobaan hidup iman kita. Kita percaya  bahwa hanya  Rahmat Tuhan  yang bisa membawa kita kepada kesetiaan untuk menerima segala keadaan (suka-duka) dalam hidup kita.

Semoga dengan bantuan doa Bunda Maria dan Santo  Yosef, Allah Tritunggal Mahakudus (+) memberkati kita. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *